Watch Around and Write It Down

Baca|Amati|Ikat|Tuliskan|Mencari Recehan dari Menulis

Minggu, 21 Februari 2016

Apa yang Membuatmu Jatuh Cinta Padanya?

Jatuh cinta adalah perasaan yang patut disyukuri, karena perasaan jatuh cinta bisa memberi aura positif pada diri kita. Semua wanita pasti pernah merasakan jatuh cinta iya kan? sejak umur berapa memangnya? Kalau aku dulu sudah menyukai lawan jenis ketika kelas 2 SMP. Waktu itu ada kakak kelas yang cakep banget mukanya, hehe. Jadi semangat berangkat ke sekolah tiap pagi. 

Rata-rata orang mungkin kenal cinta pertamanya di jaman SMP atau SMA-lah ya. Tapi kalau ada yang mengaku, waktu SD sudah suka sama temannya, mulai curi-curi pandang, perlu dipertanyakan tontonannya apa nih waktu kecil. Kayaknya bukan Doraemon, Ninja Hattori, Pikachu, dan kartun-kartun segenknya. Waktu SD itu masa-masa yang enak buat main tahu? main kelereng, main karet, main sembunyi-sembunyi, main dende-dende, kasti dan lain-lain. Mana ada waktu buat jatuh cinta, iya nggak sih? Tetapi, kembali lagi, mungkin tingkat kepekaan setiap orang berbeda.... 

Beranjak dewasa dan semakin matang, kriteria cowok yang membuatku jatuh cinta mulai bergeser pada tempatnya. Bukan lagi karena gantengnya, karena motornya apalagi karena isi dompetnya. Tetapi selain punya semua itu (red: gantengnya, motornya, isi dompetnya) tetapi harus memiliki "something". "Something" itu menurutku adalah rasa syukur. Aku sangat menghargai orang yang selalu bisa bersyukur. Bahkan masih bisa bersyukur ketika menemui musibah. Dan inilah yang kutemukan pada sosok pria yang kini sudah menjadi suamiku, Ciyeeee....!

Jadi ceritanya waktu itu aku dan dia lagi BBM-an. Katanya dia lagi singgah sholat di masjid, baru pulang dari kampus. Setelah chat lama, tiba-tiba si Doi bilang kalau tas ranselnya ketinggalan di mushola itu. Aku panik (Lho,... kok aku?) secara ya, tas itu bisa saja isinya barang penting. Aku spontan saja bilang ke Doi buat balik lagi ke mushola cepat-cepat. Tahu tidak dia bilang apa? Dia bilang gini (aku inget-inget dulu) "Kalau masih rejekiku, tas itu pasti masih disana, tetapi kalau sudah bukan hakku maka akan berpindah tangan ke orang lain". Dan aku pun langsung klepek-klepek dari ujung sana, hahaha...

Aku suka cowok yang mudah begaul dan pandai bicara. Pandai bicara maksudnya bukan jago ngegombal, tetapi dimanapun dia berada bisa membawa diri dengan caranya berkomunikasi dengan orang lain. Pandai bicara juga berarti smart lho. Yup, karena kalau nggak smart, mana bisa mengarahkan topik pembicaraan menjadi bahan guyonan yang asyik. Jadi, tiap ada orang yang kulihat pintar ngomong, aku suka berujar dalam hati "semoga suamiku kelak kayak gini, bisa pede bicara di depan orang". Alhamdulillah suamiku masuk juga kategori ini. Si Doi sudah tujuh tahun kerja di dunia marketing.... Hmmmm.... tak kuragukan lagi keahliannya ini.

Apa yang membuatmu jatuh cinta padanya? sebaiknya point pertama dalam daftarmu itu adalah sifat-sifat ketaatan pada sang pencipta. Karena ketika si Doi sudah memprioritaskan Allah dalam kehidupannya, insyaAllah kamu akan selalu dibahagiakannya. Karena ajaran Islam salah satunya adalah memuliakan wanita.

Selalulah berdoa agar rasa cinta ini tertuju pada manusia yang beriman dan bersyukur, selalu menjaga hidup kita tidak melenceng dari ajaran agama. Allah itu Maha Mendengar Doa kita lho, so, jadikan keinginanmu sebagai doa tetapi doa yang sungguh-sungguh :-) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar